BPBD KAB. SAROLANGUN TANGANI KEBAKARAN LAHAN 5 HEKTARE DI DESA LUBUK RESAM

BPBD KAB. SAROLANGUN TANGANI KEBAKARAN LAHAN SELUAS 5 HEKTARE DI DESA LUBUK RESAM

Ditulis oleh Sin | 15
Dibuat pada 4 September 2026
Karhutla

BPBD KAB. SAROLANGUN TANGANI KEBAKARAN LAHAN SELUAS 5 HEKTARE DI DESA LUBUK RESAM

SAROLANGUNBadan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sarolangun (BPBD Kab. Sarolangun) melalui Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Lubuk Resam, Kecamatan Cermin Nan Gedang, Kabupaten Sarolangun, Jumat, 4 September 2026.

Penanganan dilakukan setelah BPBD Kab. Sarolangun menerima informasi dari Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun terkait adanya kebakaran lahan di wilayah Desa Lubuk Resam. Tim kemudian melakukan penanganan langsung di lokasi yang berada pada koordinat S -2.3642 dan E 102.6249.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang terbakar berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) dan merupakan lahan milik masyarakat. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare. Kondisi tutupan lahan berupa pakis, resam dan semak belukar, dengan vegetasi di sekitar lokasi berupa tanaman sawit dan semak belukar.

Lokasi kebakaran memiliki topografi datar dengan jenis tanah gambut. Tipe kebakaran merupakan kebakaran bawah. Sementara itu, konsentrasi penduduk di sekitar lokasi dinyatakan nihil. Akses menuju lokasi dapat dilalui menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dalam upaya penanganan karhutla tersebut, BPBD Kab. Sarolangun bersama Manggala Agni melakukan pemadaman dari sisi kanan dan sisi kiri areal yang terbakar. Tim juga melakukan proses pendinginan serta pelebaran pada sekat bakar yang telah dibuat sebelumnya untuk membantu mengantisipasi penyebaran api.

Pemadaman dilakukan menggunakan peralatan mekanis dengan dukungan sumber air dari satu unit mobil tangki. Keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim selama proses pemadaman di lapangan.

Penanganan dilakukan secara bertahap. Berdasarkan hasil rekapitulasi, pada hari pertama tim berhasil melakukan pemadaman pada areal sekitar 1,2 hektare, sedangkan pada hari kedua luas yang berhasil dipadamkan sekitar 0,7 hektare. Dengan demikian, total luas areal yang telah dipadamkan mencapai sekitar 1,9 hektare.

Sekitar pukul 16.02 WIB, tim BPBD Kab. Sarolangun dan Manggala Agni memutuskan untuk berkemas setelah kondisi api di lokasi dinyatakan padam. Penanganan juga disertai dengan pendinginan pada areal yang telah terbakar guna memastikan kondisi api tetap terkendali.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 1 tim Manggala Agni dan 1 tim BPBD Kab. Sarolangun. Tim menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya 2 set mesin ministrike, 20 unit selang penyalur, 2 unit selang hisap, 4 unit nozel, 2 unit Y Connector dan 1 unit alat P3K, serta didukung 1 unit mobil tangki.

Selama pelaksanaan penanganan, kondisi cuaca pada pagi, siang dan sore hari terpantau cerah.

BPBD Kab. Sarolangun terus melakukan penanganan terhadap kejadian karhutla sesuai kondisi di lapangan. Kesiapsiagaan dan respons cepat Satgas Karhutla menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Bagikan: