HARI KESEPULUH, PEMADAMAN KARHUTLA DI DESA LUBUK KEPAYANG TERUS BERLANJUT

HARI KESEPULUH, PEMADAMAN KARHUTLA DI DESA LUBUK KEPAYANG TERUS BERLANJUT

Ditulis oleh Sin | 17
Dibuat pada 30 August 2026
Karhutla

HARI KESEPULUH, PEMADAMAN KARHUTLA DI DESA LUBUK KEPAYANG TERUS BERLANJUT


Sarolangun, 30 Agustus 2026 – Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Sarolangun kembali melanjutkan upaya pemadaman kebakaran lahan di Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Minggu (30/8/2026). Penanganan kebakaran di lokasi tersebut telah memasuki hari kesepuluh.

Informasi mengenai kebakaran diperoleh dari Kepala Desa Lubuk Kepayang. Pada kegiatan hari kesepuluh, pemadaman dilakukan oleh dua tim pada lokasi yang berbeda. Lokasi pemadaman Tim 1 berada pada koordinat S -2.107892 dan E 102.741415, sedangkan lokasi pemadaman Tim 2 berada pada koordinat S -2.10793 dan E 102.73926.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, lokasi kebakaran berada pada kawasan dengan status Areal Penggunaan Lain (APL). Lahan merupakan lahan masyarakat, namun pemilik lahan tidak diketahui. Luas lahan tidak diketahui, sementara luas area yang terbakar diperkirakan mencapai ±280 hektare. Pada kegiatan hari kesepuluh, luas area yang berhasil dilakukan pemadaman diperkirakan sekitar ±2,2 hektare.

Tutupan lahan di lokasi berupa pakis, resam, dan kumpai, dengan vegetasi sekitar berupa sawit dan mahang. Konsentrasi penduduk di sekitar lokasi nihil. Kondisi topografi berupa dataran, dengan tipe kebakaran meliputi bawah, permukaan, dan tajuk. Jenis tanah di lokasi merupakan gambut. Sumber air yang digunakan untuk mendukung pemadaman berasal dari kanal dan embung, sedangkan akses menuju lokasi dapat dilalui menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dalam pelaksanaan pemadaman, Tim 1 melakukan pemadaman secara langsung dengan cara memutus penjalaran kepala api menggunakan dua mesin dari sisi kiri dan kanan atau dari dua arah. Setelah proses pemadaman, tim melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam pada area yang telah ditangani.

Sementara itu, Tim 2 melanjutkan pemadaman dari sisi kanan pada jari-jari api dengan teknik menyerang dan memotong penjalaran api hingga ke bagian tengah blok. Tim juga melakukan pendinginan serta pelebaran pada sekat bakar yang telah dibuat.

Pemadaman menggunakan peralatan mekanis juga dilakukan dari sisi yang berbeda dengan memanfaatkan sumber air dari kanal. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu proses pemadaman dan pengendalian api di area yang masih terbakar.

Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi api masih ditemukan berasap atau subsurface fire dan belum dinyatakan padam. Dengan kondisi tersebut, kegiatan pemadaman akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air serta medan dan kondisi lahan yang sulit dan berisiko bagi petugas. Kondisi lahan gambut juga membutuhkan penanganan secara berkelanjutan karena masih terdapat asap dari bawah permukaan.

Kegiatan berlangsung dengan kondisi cuaca pagi cerah berawan, siang cerah, dan sore cerah. Untuk mendukung mobilitas personel, Manggala Agni menggunakan 2 unit mobil Strada dan 4 unit sepeda motor.

Adapun peralatan Manggala Agni yang digunakan terdiri dari 4 set mesin ministrike, 1 set mesin Waterax, 42 unit selang penyalur, 8 unit nozzle, 4 unit Y connector, 2 unit alat P3K, dan 1 unit embung. Peralatan manual yang digunakan meliputi 4 unit jet shooter, 2 unit Pulaski, 3 unit garu tajam, 1 unit garu pacul, 2 unit kepyok, dan 4 unit golok.

Dalam kegiatan tersebut, PT. SinarMas Group turut mendukung proses pemadaman dengan menyediakan 2 unit ministrike, 15 rol selang, dan 2 unit nozzle. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Manggala Agni sebanyak 2 tim dan PT. SinarMas Group sebanyak 2 tim.

Seluruh tim yang terlibat terus melakukan pemadaman, pendinginan, serta pelebaran sekat bakar pada area yang telah ditangani. Upaya pemadaman dilakukan dari beberapa sisi untuk mengendalikan penjalaran api di lokasi.

Karena kondisi api masih berasap dan belum dinyatakan padam, kegiatan pemadaman di Desa Lubuk Kepayang akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya.

 

Bagikan: