HARI KETUJUH, SATGAS KARHUTLA LANJUTKAN PEMADAMAN DI DESA LUBUK KEPAYANG

HARI KETUJUH, SATGAS KARHUTLA LANJUTKAN PEMADAMAN DI DESA LUBUK KEPAYANG

Ditulis oleh Sin | 21
Dibuat pada 27 August 2026
Karhutla

HARI KETUJUH, SATGAS KARHUTLA LANJUTKAN PEMADAMAN DI DESA LUBUK KEPAYANG

Sarolangun, 26 Agustus 2026 – Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan kegiatan pemadaman kebakaran lahan di Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut telah memasuki hari ketujuh penanganan kebakaran di lokasi.

Informasi mengenai kejadian kebakaran diperoleh dari Kepala Desa Lubuk Kepayang. Dalam pelaksanaan kegiatan hari ini, tim melakukan pemadaman pada dua lokasi. Lokasi pemadaman Tim 1 berada pada koordinat S -2.10446, E 102.73527, sedangkan lokasi pemadaman Tim 2 berada pada koordinat S -2.12641, E 102.75751.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, lokasi kebakaran berada pada kawasan dengan status lahan Areal Penggunaan Lain (APL). Lahan tercatat merupakan lahan masyarakat, sementara pemilik lahan tidak diketahui. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±280 hektare, dengan luas yang berhasil dilakukan pemadaman pada kegiatan hari ini sekitar ±2,5 hektare.

Kondisi tutupan lahan di lokasi berupa pakis, resam, dan kumpai, dengan vegetasi di sekitar area berupa sawit dan mahang. Konsentrasi penduduk di sekitar lokasi nihil. Kondisi topografi berupa dataran dengan jenis tanah gambut. Tipe kebakaran yang ditemukan meliputi kebakaran bawah, permukaan, dan tajuk. Sumber air yang dimanfaatkan dalam proses pemadaman berasal dari kanal dan embung, dengan akses menuju lokasi dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dalam pelaksanaan pemadaman, Tim 1 melakukan pemadaman secara langsung dengan memutus penjalaran kepala api. Pemadaman dilakukan menggunakan dua mesin dari sisi kiri dan kanan atau dari dua arah. Tim juga melakukan pendinginan serta pelebaran pada sekat bakar yang sebelumnya telah dibuat.

Sementara itu, Tim 2 melakukan pemadaman secara langsung dari sisi kiri jari-jari api dengan teknik menyerang dan memotong penjalaran api. Selain melakukan pemadaman, tim juga membuat sekat bakar berupa kanal serta membuat embung yang digunakan sebagai sumber air untuk mendukung kegiatan pemadaman menggunakan peralatan mekanis bersama PT. SinarMas Group.

Pemadaman menggunakan peralatan mekanis juga dilakukan dari sisi yang berbeda dengan memanfaatkan sumber air dari kanal dan embung. Penggunaan peralatan tersebut dilakukan untuk mendukung upaya pemadaman pada area yang memiliki kondisi lahan gambut dan medan yang cukup sulit.

Dalam kegiatan tersebut, kondisi api masih ditemukan berasap dan belum dinyatakan padam. Oleh karena itu, kegiatan pemadaman akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya.

Pelaksanaan penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sumber air, medan dan kondisi lahan yang sulit serta berisiko bagi petugas, serta keterbatasan peralatan terutama selang penyalur.

Kegiatan berlangsung dengan kondisi cuaca pagi cerah, siang cerah, dan sore cerah. Untuk mendukung mobilitas petugas, Manggala Agni menggunakan 2 unit mobil Strada dan 4 unit sepeda motor.

Peralatan Manggala Agni yang digunakan dalam kegiatan meliputi 4 set mesin ministrike, 1 set mesin Waterax, 42 unit selang penyalur, 8 unit nozzle, 4 unit Y connector, 2 unit alat P3K, dan 1 unit embung. Selain itu, digunakan pula peralatan manual berupa 4 unit jet shooter, 2 unit Pulaski, 3 unit garu tajam, 1 unit garu pacul, 2 unit kepyok, dan 4 unit golok.

Dalam mendukung penanganan kebakaran, PT. BKS SinarMas Group turut membantu dengan menyediakan 2 unit excavator yang digunakan dalam kegiatan di lapangan.

Kegiatan pemadaman dilaksanakan oleh Manggala Agni sebanyak 2 tim bersama PT. SinarMas Group. Seluruh unsur yang terlibat terus melakukan upaya pemadaman dan penanganan di lokasi, sementara kondisi api yang masih berasap menjadi perhatian untuk kembali dilakukan pemadaman pada hari berikutnya.

Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun bersama unsur terkait akan melanjutkan penanganan kebakaran di Desa Lubuk Kepayang hingga kondisi api dapat dinyatakan padam.

 

Bagikan: