SATGAS KARHUTLA KEMBALI LAKUKAN PEMADAMAN DI DESA SUNGAI ABANG, LUAS TERBAKAR DIESTIMASI 30 HEKTARE
Sarolangun, 27 Agustus 2026 – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan upaya pemadaman kebakaran lahan di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan penanganan tersebut merupakan hari keempat pemadaman di lokasi. Informasi mengenai kebakaran diperoleh dari masyarakat. Lokasi kebakaran berada pada koordinat S -2.28019 dan E 102.66161.
Berdasarkan hasil pemantauan dan penanganan di lapangan, lokasi kebakaran berada pada kawasan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) dengan status kepemilikan berupa lahan desa. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±30 hektare, sementara luas area yang berhasil dilakukan pemadaman pada kegiatan hari ini diperkirakan mencapai ±1,1 hektare.

Kondisi tutupan lahan di lokasi terdiri dari sawit, pakis, resam, dan anak kayu, dengan vegetasi di sekitar lokasi berupa tanaman sawit. Konsentrasi penduduk di sekitar lokasi kebakaran nihil. Kondisi topografi lahan berupa dataran, dengan tipe kebakaran berupa kebakaran bawah. Jenis tanah di lokasi merupakan tanah gambut yang membutuhkan penanganan secara intensif karena api dapat menyebar pada lapisan bawah permukaan.
Dalam pelaksanaan pemadaman, Satgas melakukan pemadaman secara langsung dengan memutus kepala api serta melakukan penyekatan untuk mencegah penyebaran api ke area lainnya. Pemadaman juga dilakukan menggunakan peralatan mekanis dengan memanfaatkan sumber air dari kanal dan mobil tangki.
Upaya pemadaman dilaksanakan secara bersama-sama oleh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla, yaitu Manggala Agni sebanyak 1 tim, BPBD sebanyak 1 tim, TNI, Polri, Damkar sebanyak 1 tim, serta dukungan helikopter bombing.

Untuk mendukung kegiatan di lapangan, digunakan sebanyak 4 unit mobil tangki dan 3 unit sepeda motor sebagai sarana transportasi. Sementara peralatan yang digunakan terdiri dari 4 unit mesin ministrike, 28 unit selang penyalur, 8 unit selang hisap, 10 unit nozzle, 6 unit Y connector, 1 unit alat P3K, serta embung.
Dalam pelaksanaan pemadaman, salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan adalah minimnya sumber air. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman, khususnya pada lokasi yang memiliki jenis tanah gambut.
Kondisi cuaca selama kegiatan berlangsung pada pagi hari cerah berawan, siang hari cerah, dan sore hari cerah. Dengan kondisi tersebut, tim tetap melanjutkan upaya pemadaman dan penyekatan di area yang masih terdapat titik api.

Sekitar pukul 17.45 WIB, tim memutuskan untuk berkemas dan mengakhiri kegiatan pemadaman pada hari tersebut. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, api belum dinyatakan padam sepenuhnya, sehingga proses pemadaman akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya.
Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun akan terus melakukan penanganan terhadap kebakaran lahan di Desa Sungai Abang serta melanjutkan pemadaman guna mencegah api kembali meluas ke area lainnya.
BPBD KABUPATEN SAROLANGUN BERSAMA TIM GABUNGAN TANGANI KARHUTLA DI KARANG MENDAPO DAN PENARUN
BPBD SAROLANGUN BERSAMA TIM GABUNGAN PADAMKAN KARHUTLA DI GUNUNG KEMBANG DAN KARANG MENDAPO
BPBD SAROLANGUN BERSAMA SATGAS KARHUTLA PADAMKAN 4 HEKTARE LAHAN DI LUBUK KEPAYANG
BPBD KABUPATEN SAROLANGUN BERSAMA SATGAS KARHUTLA LANJUTKAN PEMADAMAN DI LUBUK KEPAYANG
BPBD SAROLANGUN BERSAMA SATGAS KARHUTLA LAKUKAN GROUNDCHECK HOTSPOT DI RANTAU GEDANG
BPBD BERSAMA SATGAS KARHUTLA PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN DI AUR GADING
BPBD KABUPATEN SAROLANGUN BAGIKAN 3.000 MASKER KN95 KEPADA MASYARAKAT DALAM PENANGANAN KARHUTLA
BPBD SAROLANGUN TINDAK LANJUTI HOTSPOT, TEMUKAN LAHAN TERBAKAR DI LIMBUR TEMBESI
BPBD SAROLANGUN TINDAK LANJUTI HOTSPOT, GROUNDCHECK LAHAN TERBAKAR DI DESA TINTING
BPBD BERSAMA SATGAS KARHUTLA GROUND CHECK HOTSPOT DI DESA TINTING
HOTSPOT TERDETEKSI, BPBD BERSAMA SATGAS KARHUTLA GROUND CHECK LAHAN TERBAKAR DI LADANG PANJANG
PEMADAMAN HARI KEDUA, BPBD SAROLANGUN BERSAMA SATGAS KARHUTLA PADAMKAN 15 HEKTARE
Loading...