Satgas Karhutla Lanjutkan Pemadaman di Desa Lubuk Kepayang

Satgas Karhutla Lanjutkan Pemadaman di Desa Lubuk Kepayang

Ditulis oleh Sin | 32
Dibuat pada 25 August 2026
Karhutla

Satgas Karhutla Lanjutkan Pemadaman di Desa Lubuk Kepayang


Sarolangun, 25 Agustus 2026 — Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun bersama unsur terkait kembali melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, pada Selasa, 25 Agustus 2026. Kegiatan ini telah memasuki hari kelima penanganan, berdasarkan informasi dari Kepala Desa Lubuk Kepayang.

Penanganan dilakukan pada dua lokasi pemadaman. Tim 1 berada di koordinat S -2.1031, E 102.7358, sementara Tim 2 berada di koordinat S -2.10279, E 102.74616.

Kebakaran terjadi pada kawasan APL dengan lahan yang disebut merupakan milik masyarakat, sementara pemilik lahan tidak diketahui. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai ±200 hektare. Tutupan lahan berupa pakis, resam, dan kumpai, dengan vegetasi sekitar sawit dan mahang. Kondisi lokasi tidak terdapat konsentrasi penduduk, dengan topografi datar dan jenis tanah gambut. Tipe kebakaran meliputi bawah, permukaan, dan tajuk.

Tim 1 melakukan pemadaman dengan memutus penjalaran kepala api menggunakan dua mesin dari sisi kiri dan kanan atau dua arah dengan teknik mengapit. Tim juga melakukan pendinginan pada sekat bakar yang telah dibuat.

Sementara itu, Tim 2 melakukan pemadaman langsung sekaligus penyekatan pada sisi kanan jari-jari api menggunakan dua mesin ministrike. Pemadaman dilakukan dari beberapa sisi dengan memanfaatkan sumber air dari kanal.

Dalam kegiatan tersebut, pemadaman juga dilakukan bersama Forkopimda Provinsi Jambi yang dipimpin oleh Gubernur Jambi dan Dandim.

Hingga kegiatan berakhir, kondisi api belum dinyatakan padam dan pemadaman akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Hingga hari ketujuh, total luasan yang telah dipadamkan mencapai ±9 hektare.

Penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, antara lain arah angin yang selalu berubah, keterbatasan sumber air, kondisi medan yang sulit dan berisiko bagi petugas, serta keterbatasan peralatan terutama selang penyalur.

Kondisi cuaca selama kegiatan berlangsung cerah pada pagi, siang, dan sore hari.

Dalam kegiatan tersebut, Manggala Agni menggunakan dua unit mobil Strada dan empat unit motor, sementara BPBD menggunakan satu unit mobil Strada. Peralatan yang digunakan meliputi empat set mesin ministrike, satu set mesin Waterax, 42 selang penyalur, delapan nozel, empat Y connector, dua unit alat P3K, dan satu unit embung. Peralatan manual yang digunakan terdiri dari empat jet shooter, dua Pulaski, tiga garu tajam, satu garu pacul, dua kepyok, dan empat golok.

Penanganan melibatkan dua tim Manggala Agni, PT Sinarmas Group, satu tim TNI, satu tim Polri, satu tim BPBD Provinsi dan Kabupaten, satu tim KPHP, serta tiga orang masyarakat.

Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun bersama seluruh unsur yang terlibat akan melanjutkan pemadaman hingga kondisi api dapat dikendalikan dan dinyatakan padam.

Dokumentasi kegiatan terlampir.

TIM SATGAS KARHUTLA KABUPATEN SAROLANGUN

Bagikan: