BPBD Sarolangun Bersama Tim Satgas Karhutla Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Aur Gading

BPBD Sarolangun Bersama Tim Satgas Karhutla Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Aur Gading

Ditulis oleh Sin | 70
Dibuat pada 4 August 2026
Karhutla

BPBD Sarolangun Bersama Tim Satgas Karhutla Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Aur Gading

BPBD Kabupaten Sarolangun bersama Tim Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melaksanakan penanganan kebakaran lahan di wilayah Aur Gading RT 24, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini dilakukan setelah tim menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya kebakaran lahan pada pukul 14.05 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan segera bergerak menuju lokasi kejadian yang berada pada koordinat S -2.29531 dan E 102.70293. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke area di sekitarnya.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, lokasi kebakaran berada pada kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) dengan status kepemilikan lahan belum diketahui. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±0,8 hektare, sementara luas area yang berhasil dipadamkan sekitar ±0,5 hektare. Tutupan lahan didominasi oleh resam, pakis, dan ilalang, dengan vegetasi di sekitar lokasi berupa tanaman sawit dan semak belukar. Lokasi kejadian berada pada wilayah yang memiliki konsentrasi penduduk jarang, dengan kondisi topografi datar dan jenis tanah mineral.

Dalam proses pemadaman, tim menerapkan metode pembuatan sekat bakar basah untuk menghambat penyebaran api, kemudian dilanjutkan dengan pemadaman pada bagian kepala api hingga api berhasil dikendalikan. Berkat kerja sama dan koordinasi seluruh personel di lapangan, kebakaran berhasil ditangani dan api dinyatakan padam.

Operasi pemadaman didukung dengan sarana dan prasarana berupa satu unit mobil tangki Manggala Agni, satu unit mobil tangki BPBD Kabupaten Sarolangun, serta satu unit mobil tangki Dinas Pemadam Kebakaran. Sumber air yang digunakan dalam proses pemadaman berasal dari mobil tangki, sementara akses menuju lokasi dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga memudahkan mobilisasi personel dan peralatan.

Kegiatan penanganan kebakaran ini melibatkan unsur Manggala Agni, BPBD Kabupaten Sarolangun, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, dan Polri yang bekerja secara terpadu dalam upaya pengendalian kebakaran lahan. Sinergi antarinstansi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kejadian serta mencegah meluasnya kebakaran ke wilayah lainnya.

BPBD Kabupaten Sarolangun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat sehingga dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.

Bagikan: