BPBD Kab. Sarolangun Gelar Apel Siaga Darurat Karhutla 2026

BPBD Kab. Sarolangun Gelar Apel Siaga Darurat Karhutla 2026

Ditulis oleh Sin | 23
Dibuat pada 9 July 2026
Karhutla

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengikuti Apel Gabungan dan Gelar Pasukan Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Sarolangun Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Gunung Kembang, Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin dan diikuti oleh unsur TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Manggala Agni, instansi vertikal, perangkat daerah, organisasi relawan, para camat, serta unsur terkait yang tergabung dalam upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Sarolangun.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sarolangun Solahuddin Nopri, S.H., bersama jajaran BPBD turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau.

Dalam amanatnya, Bupati Sarolangun H. Hurmin menyampaikan bahwa berdasarkan data pemantauan periode 1 Januari hingga 29 Juni 2026, terdapat 156 titik hotspot yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Sarolangun. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dan membutuhkan kesiapsiagaan seluruh unsur agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini.

Bupati juga menegaskan bahwa setiap titik panas harus segera dilakukan pemantauan dan penanganan sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial.

Sebagai unsur yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla, BPBD Kabupaten Sarolangun terus berkomitmen meningkatkan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun melakukan penyematan pita siaga kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan pasukan, kendaraan operasional, serta peralatan pendukung penanggulangan karhutla guna memastikan seluruh personel dan perlengkapan berada dalam kondisi siap siaga.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan kebakaran lahan yang melibatkan BPBD bersama TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya. Simulasi tersebut menggambarkan proses penanganan mulai dari deteksi dini, mobilisasi personel, penggunaan peralatan pemadaman, hingga koordinasi lintas instansi dalam pengendalian kebakaran.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Sarolangun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sinergi antarinstansi, serta mengedepankan upaya pencegahan sebagai langkah utama dalam mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Bagikan: